Minggu, 06 Februari 2011

Keroncong Jati Diri Indonesia

Musik keroncong diperkenalkan pertama kali pada masa pendudukan Portugis di Indonesia pada sekitar abad 16.Karena masuknya Portugis ke Indonesia melalui daerah Maluku, maka musik keroncong, di Indonesia dimankan pertama kali oleh budak-budak dari Maluku. alat musik yang digunakan pada saat itu adalah fado, yang berasal dari Portugis. (wikipedia)

Ada yang berpendapat bahwa nama “keroncong” itu dari nama alat musik semacam gitar kecil /ukulele dari Polynesia yang disebut “Crouco”. (tjroeng)

Saat pengaruh Portugis mulai melemah di Indonesia pada abad 17, pengaruh musik keroncong tidaklah pudar, malah berkembang seiring bertambahnya instrument yang digunakan. Perkembangan itulah yang mengakibatkan, musik keroncong Indonesia disebut sebagai musik Indonesia asli. Sebab, tidak ada musik Portugis yang berirama seperti halnya musik Keroncong, apalagi dengan instrument yang sama persis dengan musik keroncong Indonesia.
Adapun instrument utama yang digunakan dalam musik keroncong ada 7 yaitu:
  1. ukulele "cak"
  2. ukulele "cuk"
  3. gitar
  4. biola (pengganti rebab)
  5. flute (pengganti seruling)
  6. cello
  7. contra bass (pengganti gong)

5 dari 7 instrument asli yang digunakan adalah instrument asli Indonesia. So, bagaimana tindakan kita untuk melestarikan musik keroncong?

5 komentar:

  1. budi dayakan keroncong,Gan!!
    buat masa depan seni budaya indonesia tetap terjaga kelestariannya

    BalasHapus
  2. dengan mendengarkan musik keroncong. =D

    BalasHapus
  3. wah gambar instrumennya mana mas?kan kalo cuma namanya doang ga tau bentuknya kaya apa...

    BalasHapus