Kamis, 28 April 2011

Pianika Untuk Junior #1

Pada umumnya Pianika dikenalkan mulai usia Sekolah Dasar. Namun tidak bagi unit Marching Band Yamakids, Taman Kanak - Kanak Al Irsyad, Purwokerto. Unit drum band yang pernah mengikuti 2 x kejuaraan di Yogyakarta, menggunakan Pianika sebagai instrument utama, di saat Taman Kanak - Kanak lainnya menggunakan banyak drum dan banyak bells.



Sebenarnya ditilik dari fungi secara musikal, pianika menambah warna suara yang secara tidak langsung meredam kebisingan frekwensi tinggi yang diahsilkan apabila unit drum band menggunakan banyak drum dan banyak bells. Namun bila ditilik dari sisi level teknik musik pemain, Pianika juga berkontribusi tinggi.

Dengan Pianika, pemain dituntut untuk bisa mengatur nafas sesuai dengan panjang pendek nada yang harus dimainkan, secara bersama - sama. Nah ini yang membuat pemain terasah secara solidaritas emosi. Chord - chord yang dimainkan dengan cara memencet lebih dari 1 tuts pianika, secara langsung melatih harmonisasi pemain. Efek ke depannya, pemain mengerti tune nada yang benar seperti apa, frekwensi nada yang benar seberapa, sehingga minimal pemain tahu fals tidaknya nada.


 
Ada beberapa teknik yang harus dikuasai dalam dasar - dasar bermain pianika untuk usia Taman Kanak - Kanak:

Pertama: Sikap Dasar
Sikap Dasar sebagai pemain marching band harus ditanamkan terlebih dahulu, dan hal ini berlaku bagi semua instrument, tidak hanya pianika. Pastikan saat posisi siap bermain, dagu diangkat sedikit untuk membuka jalur udara pada tenggorokan sebagai media utama output udara saat meniup pianika.

Kedua: Nafas
Latihlah nafas secara teratur, dengan cara menghitung dengan pelan dan berkala.
Misal, 4 hitungan tarik nafas dan disimpan di perut (bukan di dada) dan 4 hitungan dihembus habis dengan jumlah konstan (bukan disembur, kuat di awal, melemah di akhir)
Latihlah nafas dengan berjalan, karena marching band memerlukan jalan untuk display.

Ketiga: (bersambung)

12 komentar:

  1. wokkeee..ditunggu teknik ketiga dan selanjutnya ya..jajosss

    BalasHapus
  2. sip deh, njenengan mas. btw, yamakids emg beda sih. hee.. ngajari anak2 emg kudu suabar. nglatih dg teknik yg benar untuk musik yg indah.. ihiir..
    slmt berposting slanjutnya kang!

    BalasHapus
  3. Anonim tu mas Dofir ya? Lain kali pake nama asli mas, he..he..
    Thx atas komentarnya, ditunggu juga kontribusi artikelnya

    BalasHapus
  4. mas teknik suling recorder dong hehehehe

    BalasHapus
  5. di yamakids, kami ga pake selang ataupun mouth nya,.. biar suara bisa lebih keras,..hehehehee,..

    tapi itu cuma trik aja, tergantung dari TK nya,..

    yang susah ketika bernain cepet,.. speed anak harus bener di uji, apa lagi jari2 anak masih kecil2,..

    bisa aja, tapi skill anak kebanyakan tidk rata,.. dan seperti biasa, kita bagi jadi 3 kelompok,.. yang pinter2 di pianika 1,..hwhwhwhwhww,..

    BalasHapus
  6. MAS POSTING CARA MAEN 4 MALLET....PITS YA....LAGI PENGEN BELAJAR,,& HARUS BISA...XIXIXI

    BalasHapus
  7. Buat para pengunjung, kalo posting komentar jangan lupa isi nama... biar tau dan tepat sasaran kalo kasih informasi lanjutan.

    Btw, thx bwt semua anonim, sudah bersedia meluangkan waktu

    BalasHapus
  8. apakah tehnik seperti itu juga bisa dipakai atau diaplikasikan dengan alat lain?

    BalasHapus
  9. @novita: Insya Alloh bisa, asal juga alat tiup, bukan di alat perkusi

    BalasHapus
  10. petir mas bro28 April 2011 19.38

    cara bermain flute buat anak kecil mas broo

    BalasHapus
  11. Mas bro petir, ditunggu teknik cara bermain flute ya...
    Aku belum ada pengalaman main flute yang bener je... Cuman main2 thok...

    BalasHapus
  12. oh yaaa,..

    di salah satu TK di purwokerto, ada anak pits yang udah pake 3 mallet,..

    W.O.W deeeh,..

    n ada anak b3 yg pake visual stick spider,.. mantaaaap,..

    otak anak kecil mang lg golden yaaah,.. ^^

    BalasHapus