Cari Blog Ini

Memuat...

Senin, 31 Januari 2011

Menerima Muat Iklan/Promo

Apabila Anda menginginkan produk atau website Anda diiklankan melalui hendrimusic, kami akan dengan senang hati menayangkan promo iklan Anda.
Agar iklan bisa dimuat di dalam blog ini, Anda harus mengirimkan kepada kami melalui email henricobo@gmail.com dengan lampiran (attachment) sebagai berikut:
  1. materi iklan/promo
  2. logo (bisa berupa gambar atau html. diharapkan berupa html)
  3. scan slip pembayaran uang iklan melalui bank (harga muat iklan & rekening, hubungi via email)
Terima kasih, semoga kita bisa menjadi mitra kerjasama yang indah.

Sejarah Perkembangan Musik Dunia

Berikut pembagian perkembangan sejarah musik di dunia secara umum:
  • Zaman Abad Pertengahan (tahun 476 -1450)
  • Zaman Renaisance (tahun 1450 - 1600)
  • Zaman Barok (tahun 1600 - 1750)
  • Zaman Klasik (tahun 1740 - 1830)
  • Zaman Romantik (tahun 1815 - 1910)
  • Abad 20 (tahun 1900 - 2000)
  • Abad 21 (tahun 2001 - sekarang)
Uraian Selanjutnya, tunggu artikel selanjutnya.

sumber: wikipedia.orghttp://id.wikipedia.org/wiki/Musik_klasik_Barat

Minggu, 30 Januari 2011

Xylophone


Kali ini hendrimusic ingin berbagi informasi tentang alat musik perkusi melodis, yang bernama Xylophone. Apakah xylophone itu?
Istilah Xylophone berasal dari bahasa Yunani xylon dan phone yang berarti kayu dan suara, digabungkan menjadi suara kayu. Xylophone adalah sebuah alat musik perkusi yang kemungkinan besar berasal dari Asia Tenggara atau Oceania yang sekarang ada dalam bentuk yang sederhana seperti papan kayu yang dipasang si antara dua kayu penyangga. Instrumen ini terdiri atas batang-batang kayu dalam berbagai ukuran. Untuk menghasilkan suara batang-batang kayu tersebut dipukul dengan pemukul khusus (disebut sebagai malet). Setiap batangnya dibuat untuk menyuarakan nada tertentu. Batang yang lebih panjang akan menyuarakan nada yang lebih rendah, sebaliknya batang yang lebih pendek menyuarakan nada lebih tinggi.


artikel ditulis oleh:
Citraningrum Azhari N. (pemain pit instrument Marching Band Sebelas Maret Surakarta)

Resensi Lagu "Mencoba Melayu - Olif"

Sekitar beberapa hari lalu, saya tidak sengaja melihat video klip di salah satu stasiun swasta lokal di Jawa Timur. Video klip tersebut menampilkan lagu berjudul "Mencoba Melayu" yang dibawakan apik oleh Olif.
Saat itu saya menduga, lagu tersebut pasti mengandung unsur tentang lagu-lagu bernuansa melayu seperti yang dibawakan oleh band-band ST 12, Kangen Band, dll.
Dugaan saya benar. Lagu tersebut menggunakan lirik yang merupakan gabungan (menurut saya) dari lagu-lagu nuansa melayu yang sudah ngetop. Liriknya seperti berikut, saya donwload dari link berikut:
http://liriklagu-hitsindonesia.blogspot.com/2010/09/lirik-dan-chord-olif-mencoba-melayu.html

Puspa dan yolanda merebut kasihku
Emang dasar si doi mata keranjang oh ooo
Kamu ketahuan hampa hatiku rasanya
Hanya ingin kau tahu betapa aku mencintaimu
Karena tak selamanya selingkuh indah
chorus :
Ku coba untuk menyanyikan lagu
Lagu sendu yang mendayu-dayu
Walau tak merdu tak pantas untukku
Santai saja ku mencoba melayu

Aku benci bila harus bilang cinta
Saat terakhir ku coba cari jodoh lagi
Suaraku berharap mungkin nantikan ku temukan
Cinta sejati jujur tulus untuk diriku
Karena tak selamanya selingkuh indah

chorus :
Ku coba untuk menyanyikan lagu
Lagu sendu yang mendayu-dayu
Walau tak merdu tak pantas untukku
Santai saja ku mencoba melayu
Bisa dicermati, lirik di atas mengandung sekitar 10 - 15 judul lagu antara lain dari band ST12, Kangen Band, Ungu, Merpati Band, Matta Band, Wali Band dan Hijau Daun.
4 jempol buat Olif, menurut saya Olif berhasil meramu judul lagu menjadi lirik yang bersambung, plus arransemen rock melayu yang menurut saya cukup indah. Nuansa melayu kental bercampur rock, di bagian intro. Kemudian masuk lagu, nuansa slow pop. Bagian chorus, nuansa melayu kental bercampur rock kembali menghentak. Namun hanya satu kekurangan Olif dalam membawakan lagu ini. Yaitu cengkok khas melayu, kurang begitu kentara. Namun 1 kekurangan tertutup oleh banyak nilai plus, saya rasa, OK.
Good Job 4 Olif

Mohon Maaf

Mohon Maaf kami haturkan kepada seluruh pengunjung hendrimusic, karena tidak ada update dalam kurun waktu kurang lebih seminggu, dikarenakan ada kepentingan yang mendesak untuk dilakukan oleh pihak admin.
Insya Alloh... mulai saat ini, hendrimusic akan selalu update posting info-info yang tentu saja berhubungan dengan musik.
Demikian, mohon maaf atas ketidaknyamanan Anda.

-admin-

Minggu, 23 Januari 2011

Lagu Anak-Anak? Kemanakah Engkau???

Judul di atas memang sengaja Saya pilih untuk posting di blog HendriMusic kali ini. Hal ini berawal dari pengamatan dalam beberapa waktu dan secara tidak sengaja. Secara tidak sengaja Saya mengamati beberapa anak yang suka menyanyi. Hampir keseluruhan anak yang Saya temui, tidak tahu dan tidak bisa menyanyikan lagu anak-anak. Tetapi mereka dengan hafalnya menyanyikan lagu-lagu dewasa. Iya, lagu-lagu dewasa tentang Cinta atau dengan kata-kata yang belum sepantasnya diucapkan oleh anak-anak.
Ada beberapa faktor menurut Saya yang mendasari terjadinya hal-hal seperti itu:
  1. Lagu Anak-Anak tidak muncul lagi
  2. Kurangnya kesadaran orang tua untuk mengawasi perkembangan anak-anak melalui apa yang mereka nyanyikan
  3. Pencipta lagu lebih mementingkan unsur komersil, daripada idealisme perkembangan anak-anak
Namun perlu diketahui bahwa, tulisan di atas adalah pendapat pribadi dari penulis.

Sabtu, 22 Januari 2011

Grand Clef

Grand clef merupakan gabungan antara treble clef dan bass clef. Gabungan di sini yang dimaksud adalah cara penulisan. Penulisan seperti ini biasanya digunakan oleh instrument yang memang memiliki range nada yang luas, dari bawah hingga tinggi, seperti Grand Piano dan Grand Marimba. Umumnya, pada bass clef dimainkan oleh tangan kiri, sedangkan treble clef dimainkan oleh tangan kanan. Berikut contoh penulisan pada Grand Piano



Range nada pada masing-masing kunci tersebut, apabila diaplikasikan pada tuts-tuts keyboard atau tuts-tuts piano, adalah sebagai berikut.

 

Baca juga:

Jumat, 21 Januari 2011

Movable Clef

Movable Clef disebut juga kunci C, yang terletak di antara treble clef dan bass clef. Movable clef saat ini sudah jarang digunakan, namun di sini sifatnya hanya diperkenalkan saja. Patokan nada yang dipakai, tepat pada garis tengah, ditempati nada C natural.


Baca juga:

Kamis, 20 Januari 2011

Clef


Menurut kamus music (Pono Banoe), Clef berarti daun kunci. Lambang (simbol) guna menetapkan notasi nada dalam suatu baloknot.
Dalam musik modern tertulis, setiap nada diwakili oleh huruf, dan ada 7 huruf yang digunakan yaitu A, B, C, D, E, F, dan G. jika kita teruskan mengurut dari A ke G maka kita akan kembali ke A berikutnya misalnya A-B-C-D-E-F-G-A-B-C dst. Jarak antara A ke A lagi disebut oktaf (octave).
Musik memiliki rentang/range yang luas dari tinggi hingga rendah, jadi penulisannya tidak cukup hanya menggunakan satu jenis clef atau kunci, namun menggunakan kunci G untuk range tengah ke atas (tinggi) dan kunci F untuk range tengah ke bawah (rendah)
Baca juga

Rabu, 19 Januari 2011

Tempo


Menurut Kamus Musik – Pono Banoe, Tempo berarti Waktu; kecepatan; kecepatan dalam ukuran langkah tertentu. Menurut Allen Winold di dalam bukunya yang berjudul Introduction to MUSIC THEORY,  mengatakan bahwa tempo adalah kecepatan beat di dalam musik. Tempo menggunakan ukuran jumlah ketukan dalam satu menit, atau beat per minute (bpm). Terdapat beberapa macam tempo yang digunakan di dalam musik, dikelompokkan menjadi Tempo Pelan (Slow Tempos), Tempo Sedang (Moderat Tempos), dan Tempo Cepat (Fast Tempos).
Tempo Pelan atau Slow Tempos, memiliki kecepatan antara 58 - 63 langkah/beat setiap menit. Beberapa jenis tempo yang termasuk tempo pelan adalah largo, lento, adagio, dan grave.
Tempo Sedang atau Moderate Tempos, memiliki kecepatan antara 88 - 96 langkah/beat setiap menit. Beberapa tempo yang termasuk tempo sedang adalah andante dan moderato.
Tempo Cepat atau Fast Tempos, memiliki kecepatan di atas 100 langkah/beat setiap menit.
Berikut tabel tempo beserta nilai kecepatan, berdasarkan Kamus Musik – Pono Banoe.

Selasa, 18 Januari 2011

Chord Minor


Rumus pembentuk chord minor adalah 1-3b-5, maksudnya, chord minor dibentuk dari nada pertama, nada ketiga yang diturunkan setengah laras (b), dan nada kelima dari tangga nada mayor yang dimaksud. Chord minor disimbolkan dengan huruf Kapital diikuti huruf “m”, sebagai singkatan kata “minor”.
Guna mengenal lebih lanjut tentang chord minor, berikut tabel chord minor berdasarkan masing-masing tangga nada mayor dengan nada ketiga yang diturunkan setengah laras.

Chord Mayor


Chord Mayor terdiri dari 3 nada dari tangga nada mayor yang dibunyikan bersama-sama. Rumus pembentuk chord mayor adalah 1-3-5, maksudnya, chord mayor dibentuk dari nada pertama, nada ketiga, dan nada kelima dari tangga nada mayor yang dimaksud. Chord mayor disimbolkan dengan huruf Kapital.
Guna mengenal lebih lanjut tentang chord mayor, berikut tabel chord mayor berdasarkan masing-masing tangga nada mayor.

Senin, 17 Januari 2011

Birama


Birama (menurut Kamus musik-Pono Banoe) adalah ruas-ruas yang membagi kalimat lagu ke dalam ukuran-ukuran yang sama, ditandai dengan lambang hitungan atau bilangan tertentu. Namun berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia terbitan Balai Pustaka tahun 1989, Ritma/ritme/irama/ritmik/ritmis, berarti berirama. Jadi Birama adalah aksen/ketukan yang berulang-ulang secara teratur pada sebuah lagu, berfungsi untuk menentukan irama.
Ritme atau ketukan pada tiap bar mempunyai jarak waktu yang konstan. Dalam arti, ketukan tidak semakin cepat, ataupun tidak semakin melambat, namun konstan, selama belum ada keterangan untuk perubahan tempo.
Tanda birama berbentuk pecahan yang mempunyai pembilang (A) dan penyebut (B). Pembilang menyatakan jumlah ketukan atau jumlah not normal pada setiap ruas birama (Bar), sedangkan penyebut menyatakan satuan nilai not yang dijadikan patokan tempo.
, berarti ada A not 1/B dalam satu bar yang dijadikan patokan tempo. Dalam penulisan ruas birama (Bar), dibatasi garis antar birama seperti contoh di bawah: 

Contoh penjelasan birama serta penulisan pada not balok:
Birama 4/4
 Text Box: berarti dalam 1 (satu) ruas birama (bar), terdapat 4 not ¼, yang dijadikan patokan tempo.


Birama ¾
 Text Box: berarti dalam 1 (satu) ruas birama (bar), terdapat 3 not ¼, yang dijadikan patokan tempo.


Birama 2/2
Text Box: berarti dalam 1 (satu) ruas birama (bar), terdapat 2 not ½, yang dijadikan patokan tempo.


Birama 6/8

Text Box: berarti dalam 1 (satu) ruas birama (bar), terdapat 6 not 1/8, yang dijadikan patokan tempo.
Birama 12/16
Text Box: berarti dalam 1 (satu) ruas birama (bar), terdapat 12 not 1/16, yang dijadikan patokan tempo.

Aturan birama tersebut juga berlaku sama pada tanda diam, jadi yang dijadikan patokan tempo adalah nilai not atau nilai lama diam. Sedangkan notasi yang mengisi garis paranada tidak harus not yang sesuai patokan tempo. Maksudnya jika birama tersebut contohnya 3/8, bukan berarti harus diisi dengan not 1/8 semua dalam 1 (satu) bar, namun di dalam bar tersebut diisi dengan not-not lain yang senilai dengan not 1/8 jika digabung maupun dipecah.
Jika aplikasi not dalam lagu, tempo bersifat konstan, maka jika kita mendengar sebuah lagu, terkesan ada yang berubah-ubah, itu adalah ritme atau irama atau disebut juga sinkop. Ritme inilah yang akhirnya membentuk keindahan sebuah lagu atau repertoire.
Ritme dalam sebuah lagu merupakan gabungan dari berbagai not yang diramu bersama-sama tanda diam, termasuk di dalamnya nada.