Minggu, 11 Oktober 2015

cara mengajar musik yang menyenangkan dan tidak membosankan

Berprofesi sebagai pengajar memang dituntut untuk bisa cara mengajar musik yang menyenangkan dan tidak membosankan. Hal ini penting sebab, tugas utama pengajar adalah membuat murid dari tidak bisa menjadi bisa. Dari hanya sekedar bisa menjadi expert.
Apalagi menjadi pengajar marching band, di mana pengajar harus berhadapan dengan sekian banyak anggota (baca:murid) dengan skill yang berbeda-beda, namun harus tetap terlihat sama-sama expert saat show.
Kendala utama saat mengajar marching band biasanya adalah skill yang berbeda-beda saat di lapangan. Anggota yang satu masih perlu diasah lagi kemampuannya, namun anggota yang lain sudah bisa menguasai lagu. Pengajar yang tidak sabaran biasanya akan mengeluarakan anggota tersebut dari tim, karena dianggap akan menjadi penghambat tim. Namun ada juga pengajar yang tetap dengan tekun mengajari si anggota yang tertinggal tadi hingga skillnya bisa terlihat setara saat di lapangan.

Bagaimana cara mengajar musik yang menyenangkan dan tidak membosankan agar semua pemain segera bisa terlihat sama skillnya?
Berdasarkan pengalaman penulis selama menjadi pengajar di marching band, bentuk anggota menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil. Pastikan di dalam kelompok tersebut segala level skill ada. Dengan begitu kontrol terhadap tim akan jauh lebih mudah dan memiliki beberapa keunggulan, yaitu menumbuhkan dan memupuk rasa solidaritas terhadap tim dengan jauuh lebih mudah dan kuat. Si anggota yang skillnya tertinggal jauh biasanya akan merasa lebih nyaman jika belajar dengan sesama teman seperjuangannya yang lebih bisa (karena ada juga kadang-kadang faktor anggota takut dengan pengajarnya).

Dalam kelompok kecil, pengajar sebaiknya berkeliling untuk cek progress kelompok-kelompok kecil tadi. Untu kelompok yang progressnya lambat, beri perhatian khusus. Kemudian kelompok-kelompok kecil tadi silakan digabung untuk General Checking.
Cara selanjutnya adalah, buat suasana latihan yang menyenangkan, namun tetap fokus. Beri reward bagi siapapun yang punya prestasi, beri punishment untuk yang melanggar (namun punishment ini bersifat menyenangkan, misal latihan berikutnya suruh bawa makanan paling murah untuk dibagi ke seluruh anggota tim, dll).

(Read this article in English version)

semoga beberapa tips di atas bisa berguna melalui cara mengajar musik yang menyenangkan dan tidak membosankan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar