Jumat, 09 Oktober 2015

membangun mood nulis lagu

Teman-teman yang berprofesi sebagai penulis lagu, music arranger, panulis lirik lagu, mungkin pernah mengalami di mana saat-saat ide benar-benar buntu, seakan-akan tidak mood sama sekali untuk kerja, namun klien sudah ga sabar. Nah, mungkin beberapa tips berikut bisa membantu untuk membangun mood nulis lagu. Bagimana caranya? Berikut tips-tipsnya

Selalu niatkan untuk bekerja sepenuh hati. Awali dengan berdoa, supaya Tuhan memudahkan segala urusan kita. Tanpa DIA, karya kita tidak ada apa-apanya. Jika Anda Muslim, awali setiap niatan Anda dengan membaca basmalah "Bismillahirrohmanirrohiim". Insya Alloh itu sudah cukup.

Dengarkan lagu-lagu yang Anda kurang suka. Baik itu genrenya, liriknya, struktur lagunya, pokoknya semakin "nggilani", insya Alloh semakin bagus untuk membangun mood. Jika Anda TIDAK SUKA Dangdut, dengarkan dangdut. Jika Anda tidak suka Kangen Band, dengarkan lagu-lagu Kangen Band, Jika Anda tidak suka Slipknot, dengarkan lagu-lagu mereka.Jika Anda benci Campursari, putar lagu Campursari entah karya Pak Manthous atau siapa. Bangun mood Anda dari lagu-lagu yang Anda tidak suka. Bukan hanya mendengar, tetapi fokus pada satu instrument, insya Alloh ada bagian-bagian yang nantinya akan menjadi inspirasi pattern dalam menulis lagu. Dalam buku "SHOW YOUR WORKS" Austin Kleon, ditulis bahwa pentolan Radiohead, Thom Yorke, setiap merasa penulisan lagunya terlalu biasa, diambilnya satu instrumen yang tidak dia kuasai dan menulis lagu dengan alat itu.
Siapkan "motivator" di dekat Anda.Taruh di tempat yang Anda mudah melihat/melirik. Misal, foto orang tua yang ditempel di gambar Ka'bah, miniatur mobil idaman Anda, Foto calon istri (khusus untuk Anda yang masih bujang), Duit segepok, atau apapun itu yang menjadi motivasi Anda dalam menulis lagu.
Matikan HP. Saat bekerja, gangguan yang paling berat adalah HP. Bisa jadi saat Anda lagi serius nemu ide, pas mau nulis eh.... berdering tu HP.... setelah diangkat dan ngobrol trus ditutup, pas mau lanjut garap lagu... eh... idenya udah melayang.
Sediakan waktu khusus untuk bekerja menulis lagu. Hal ini penting. Karena untuk men-deadline diri kita, juga untuk belajar disiplin, serta untuk keperluan HP dimatiin tadi.

(Read this article in English version)

Nah... semoga tips-tips di atas bisa membantu teman-teman untuk membangun mood menulis lagu

3 komentar:

  1. Knp harus mendengarkan lagu yang tidak disukai mas? Mohon penjelasannya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenernya lebih berdasar pengalaman pribadi mas. Ketika saya suka dengan sebuah lagu dan saya denger berulang-ulang, maka pattern-pattern yang sering saya dengar menjadi bukan hal yang luar biasa, melainkan biasa. Karena sering didengar. Nah... ketika saya tidak suka dengan sebuah lagu, maka otomatis walaupun tidak suka, tapi ada satu bagian dalam diri saya yang fokus terhadap pattern-pattern lagu tersebut. Pattern-pattern yang "tertangkap" oleh fokus saya, itulah yang menjadi warna baru dalam menggarap musik

      Hapus
    2. Terima kasih atas penjelasannya mas :)

      Hapus